• MI ISLAMIYAH 1 SUROWONO
  • Religius, Berilmu, Berakhlak dan Berprestasi

AKSI NYATA GENERASI MUDA PENYELAMAT BUMI - ECOENZYM Solusi Penanganan Sampah Organik

CANGGU, BADAS – Memasuki hari kedua Kegiatan Tengah Semester (KTS) Bertema PETA BUMI pada Kamis, 8 Oktober 2026, para murid kelas 5 dan 6 MI Islamiyah 1 Surowono menyulap halaman madrasah menjadi laboratorium lingkungan yang penuh antusiasme. Mengusung tema kelestarian alam, para murid diajak untuk mengenal lebih dekat sekaligus mempraktikkan langsung pembuatan cairan ajaib penyelamat bumi: Ecoenzyme.

Bukan sekadar kegiatan biasa, KTS hari kedua ini menjadi ruang edukasi interaktif bagi generasi muda untuk mengubah sampah organik dapur yang kerap diabaikan menjadi produk serbaguna yang bernilai guna tinggi. Menggunakan formula presisi, para siswa nampak kompak memilah kulit buah segar dan sayuran, mencampurnya dengan molase, serta melarutkannya ke dalam air di bawah bimbingan para guru.

Mengenal Ecoenzyme: Apa dan Mengapa Begitu Penting?

Bagi sebagian orang, istilah Ecoenzyme mungkin terdengar teknis. Namun, cairan ini sebenarnya adalah bentuk nyata dari prinsip zero waste yang sangat mudah dipraktikkan. 

  • Definisi: Ecoenzyme adalah cairan organik kompleks serbaguna yang dihasilkan dari proses fermentasi selama minimal 3 bulan. Bahan baku utamanya menggunakan formula sederhana dengan rasio 1 : 3 : 10, yaitu 1 bagian gula (gula merah/molase), 3 bagian limbah organik (kulit buah/sisa sayuran segar), dan 10 bagian air bersih.
  • Manfaat Hebat bagi Rumah Tangga: Setelah difermentasi dengan baik, cairan berwarna cokelat pekat dengan aroma asam segar khas ini bertransformasi menjadi pembersih lantai alami, deterjen, disinfektan ramah lingkungan, hingga pembersih kerak dapur.
  • Dampak Positif bagi Bumi: Saat sampah organik menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), pembusukannya akan menghasilkan gas metana yang berbahaya bagi lapisan ozon. Dengan mengolahnya menjadi Ecoenzyme, para murid MI Islamiyah 1 turut menekan volume sampah dan membantu memurnikan kualitas udara serta air di sekitar kita.

Lewat aksi nyata di hari kedua KTS PETA BUMI ini, MI Islamiyah 1 Surowono membuktikan bahwa pendidikan karakter peduli lingkungan harus dipupuk sejak dini. Langkah kecil dari sudut sekolah, bersiap membawa dampak besar bagi masa depan bumi!

 

 

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
AKSI PEDULI LINGKUNGAN - ECOBRICK Langkah Kreatif Menekan Volume Sampah Plastik

MISLA MEDIA KEDIRI 07 Oktober 2026 Murid kelas 5 dan 6 MI Islamiyah 1 Surowono, Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, memulai hari pertama Kegiatan Tengah Semester (KTS) dengan a

22/10/2026 12:23 - Oleh MI Islamiyah 1 Official - Dilihat 7 kali
Melatih Ibadah Shalat Sejak Dini

Praktek shalat di MI Islamiyah 1 dilaksanakan 2 kali dalam seminggu. Hari Sabtu untuk kelas 1 & 2 yang dilakukan setelah kegiatan apel pagi pukul 07.00 - 07.30 WIB. Praktek sholat

09/09/2023 11:20 - Oleh MI Islamiyah 1 Official - Dilihat 1016 kali
MATSAMA Mengembangkan Kreativitas Siswa

MATSAMA Day 4 "Membuat Prakarya" Sabtu, 22 Juli 2023. Dalam meningkatkan kreativitas dan mengenalkan tentang seni hiasan kolase kepada siswa siswi. Kegiatan Matsama diagendakan membua

22/07/2023 14:50 - Oleh MI Islamiyah 1 Official - Dilihat 829 kali
Pembelajaran Bermakna (Meaningful Learning) pada Kegiatan MATSAMA

MATSAMA Day 3 "Pembelajaran Bermakna" Pada hari ketiga Kamis, 20 Juli 2023. Siswa siswi belajar shalat, belajar mencuci tangan dan makan bersama. Alhamdulillah sangat antusias dan se

19/07/2023 16:15 - Oleh MI Islamiyah 1 Official - Dilihat 694 kali
Panitia MATSAMA Gelar "Game Edukasi" - MI Islamiyah 1 Surowono

MATSAMA MI Islamiyah 1 Surowono hari ke-2 Selasa, 18 Juli 2023 berlangsung seru dan berkesan. Diawali dengan pembiasaan sebelum masuk kelas yaitu doa bersama dan menghafal bacaan shala

18/07/2023 19:05 - Oleh MI Islamiyah 1 Official - Dilihat 536 kali